Saturday, February 2, 2013

Pesanan Rasulullah s.a.w.

Pesanan Rasulullah saw yang mengajarkan kita untuk mengusir iblis dan bala tentaranya jika menyerang kita dengan rayuan-rayuan yang menyebabkan kita terjerumus ke dalam jurang kehinaan tanpa kita sadari dengan memanfaatkan titik kelemahan kita. Mari kita memperhatikan pesanan tersebut dalam bentuk dialog antara manusia dan setan:

1. Jika ia datang kepadamu dan berkata : “Anakmu mati”. Katakan kepadanya: “Sesengguhnya mahluk hidup diciptakan untuk mati, dan penggalan dariku (putraku) akan masuk surga. Dan hal itu membuatku gembira”.

2. Jika ia datang kepadamu dan berkata : “Hartamu musnah”. Katakan kepadanya: “Segala puji bagi Allah Zat Yang Maha Memberi dan Mengambil, dan menggugurkan atasku kewajiban zakat”.

3. Jika ia datang kepadamu dan berkata : “Orang-orang menzalimimu sedangkan kamu tidak menzalimi seorang pun”. Maka, katakan kepadanya: ”Siksaan akan menimpa orang-orang yang berbuat zalim dan tidak menimpa orang-orang yang berbuat kebajikan ( Mukhsinin)”.

4. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata: ”Betapa banyak kebaikanmu”, dengan tujuan menjerumuskan untuk bangga diri (Ujub). Maka ia katakan kepadanya: ”Kejelekan-kejelekanku jauh lebih banyak dari pada kebaikanku”.

5. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata:” Alangkah banyaknya shalatmu”. Maka katakan: ”Kelalaianku lebih banyak dibanding shalatku”.

6. Dan jika ia datang dan berkata: ”Betapa banyak kamu bersedekah kepada orang-orang”. Maka katakan kepadanya: ”Apa yang saya terima dari Allah jauh lebih banyak dari yang saya sedekahkan”.

7. Dan jika ia berkata kepadamu: ”Betapa banyak orang yang menzalimimu”. Maka katakan kepadanya: ”Orang-orang yang kuzalimi lebih banyak”.

8. Dan jika ia berkata kepadamu: ”Betapa banyak amalmu”. Maka katakan: ”Betapa seringnya aku bermaksiat”.

9. Dan jika ia datang kepadamu dan berkata: ”Minumlah minum-minuman keras!” Maka katakan: ”Saya tidak akan mengerjakan maksiat”.

No comments:

Post a Comment

Syeikh Muhammad al-Ghazali

"Seandainya kamu beribadat pada malam Lailatulqadar di hadapan Kaabah tapi kamu tak pernah mengenang nasib umat dan memperjuangkannya, maka doa dan ibadat itu tidak ada nilaian di hadapan Allah (petikan dalam buku Pemikiran Muhammad al-Ghazali Oleh Mohd Rumaizuddin)"

Umar Abdul Aziz

"Andai kamu mampu, jadilah seorang ilmuwan. Jika tidak mampu, maka jadilah seorang murid. Jika tidak mampu, jadilah orang yang mencintai ilmu. Jika tidak mampu juga, maka janganlah kamu membenci orang yang berilmu."

Pemimpin

Pemimpin yang adil umpama pengembala yang mengasihi haiwannya. Pengembala itu membawa binatang gembalaannya ke padang rumput luas dan subur. Dia menjaga binatang gembalaannya agar tidak diterkam binatang buas. Dia selalu mengawasinya agar tidak kelaparan atau kehausan. Tidak mengharap berjumpa dengan harta 'Ahmad al-Bab'. Fikir-fikirkanlah! Hari ini kita mungkin bergelar pengikut. Esok lusa mungkin kita pula bergelar pemimpin.

Iktibar Palestin

Anak Palestin gugur syahid...
Anak Melayu gugur janin...
Anak Palestin hilang keluarga sebelum berkeluarga...
Anak Melayu hilang 'mahkota' sebelum berkeluarga...
Anak Palestin maut di tembak zionis...
Anak Melayu maut atas jalanraya dek rempit...
Anak Palestin menangis pertahan agama, harta, keluarga, tempat tinggal...
Anak Melayu menangis pertahan teman lelaki/wanita dirampas orang lain...